Sendiri


Satu-persatu mereka mati

Meninggalkan yang mengasihi

Dan (yang) mengasihi itu menangisi

Dan (yang) mengasihi itu dikasihani

Empati, atau simpati

Dan (yang) mengasihani ini turut menangisi

Untuk mereka yang mengasihi yang sudah pergi

Tapi masih belum ditelan bumi

Yang bermemalam sudah di dalam peti.

 

Syajrah, pohon yang melilit ikat

Membentuk bagainya pembetung bulat

Tergoyang satu, semua mengikut rentak

Bagai titisan air membarisi anyaman sawang

Sedihnya tersebar terawang-awang

Akhirnya tiba pada sa-diri ini

Membuat aku terbisik di hati

Ingin hidup (dan mati) sendiri.

 

9.59pm

22 Mac 2017

Advertisements
Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s