Tapuk


Belotlah dikau dari peradaban

Olahan tangan manusia yang kau benci

Larilah dikau wahai penerawang

Elakkan maut jati dirimu

Hancur lunyai meradu sepi

Kerna kau tak difahami

Apa bintang kau sangka delima

Hadir tika malam membuta

 

Kau sangka kau mampu

Akhirnya terkedu

Usai jambatan rapuh itu

 

Lari! Lari, wahai yang tersingsing!

Ampuhkan dirimu, biar gagah berdesing

Raduk! Raduk, semua yang menghalang

Inikan yang kau cari?

 

Deras air mata tak ada guna

Alangkah baiknya mati sahaja

Riuh mereka menyogok semesta

Ini balasanmu wahai penduka

 

Hampa kecewa menggentas pangkal jantung

Api memarak kini terkambus

Terlindung sembunyimu, kau rasa?

Ini semua mainan dunia

 

Selang sedikit masa

Entah berapa lama

Nanti kau akan temui

Dirimu tak bersalah

Inti pengalaman ini

Rebut jadikan teladan

Ingatan untuk masa hadapan

 

6.37 pm

27 Jun 2016

Advertisements
Tapuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s