Melankoli Kuala Lumpur


Kubenci,

Udaranya, jalan rayanya, orangnya,

Kering, sesak, kasar,

Kubenci,

Langitnya, anginnya, lorongnya,

Rendah, berbahang, kotor.

 

Namun kini,

Kurindu,

Perasaan yang diberi,

Kekuatan yang dipaksa,

Kekalutan yang seakan mengejar masa,

Masa yang tak mencukupi,

Masa yang mencakupi kehidupan seharian,

Masa ku bersamamu,

Masa yang kubenci.

 

Jika benar kubenci,

Mengapa aku merindu?

Jika tipu benci ini,

Aku hipokrit tak menentu.

 

Di utara tanah air kuterkenang,

Mindaku terbang ke Kuala Lumpur

 

8.07am

8 April 2014

Advertisements
Melankoli Kuala Lumpur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s